Sabtu, 05 Agustus 2017

Komponen dan Contoh Perhitungan Gaji Karyawan

Contoh Perhitungan Gaji Karyawan - Untuk para karyawan, mengetahui komponen gaji merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Tak sekedar bekerja kemudian memperoleh gaji, namun mereka mesti menjadi cerdas memahami komponen apa saja yang menjadi penyusun gaji yang diterima. Pada prinsipnya komponen gaji meliputi gaji pokok ditambah tunjangan tetap. Sehingga gaji pokok setidaknya sebesar 75 % dari jumlah gaji yang diterima sesuai dengan Pasal 94 Undang-Undang No. 13/2003.

Contoh Perhitungan Gaji Karyawan,cara menghitung,gaji karyawan bulanan,slip gaji,aplikasi slip gaji,contoh slip gaji,karyawan toko,gaji wiraswasta,gaji manager,gaji guru,daftar karyawan,gaji karyawan,
Baca juga : Gaji PNS Golongan 3a Tunjangan Terbaru

Beberapa komponen penyusun gaji yaitu :

  • Gaji Pokok
Gaji pokok merupakan gaji dasar yang ditentukan sesuai dengan jabatan atau tugas tertentu. Jabatan mencerminkan tingkat kesulitan dan tanggung-jawab pekerjaan yang diemban. Makin tinggi jabatan maka makin berat juga tanggung-jawab pekerjaan yang dipikul. Kompetensi pekerja pun dapat digunakan sebagai acuan memberikan jabatan kepada seorang pegawai.

  • Tunjangan
Tunjangan merupakan pelengkap dari gaji pokok. Tunjangan lebih berfungsi secara sosial dan juga fungsi insentif. Banyak tunjangan bisa diberikan kepada para pegawai diantaranya : Tunjangan Jabatan, Tunjangan Transport, Tunjangan Makan, Tunjangan Lain-lain. Tunjangan pun ada yang bersifat tetap yang diberikan setiap bulan dan tunjangan tak tetap dimana ada persyaratan tertentu agar pekerja bisa mendapatkannya.

  • Potongan
Potongan umumnya diambil disebabkan adanya beberapa hal terkait dengan pegawai. Berbagai macam potongan yang umum diberlakukan antara lain : Potongan Pajak Penghasilan, Potongan Iuran Kesehatan, Potongan Iuran Hari Tua, Iuran BPJS dan lainnya.

  • Uang Lembur
Lembur pun bisa ditambahkan untuk melengkapi gaji total yang diperoleh pekerja. Uang tambahan ini akan diberikan jika pekerja bekerja melebihi standar jam kerja yang umum.

Berikut akan diberikan contoh perhitungan gaji karyawan. Untuk dapat menghitung jumlah penghasilan yang diterima karyawan harus dicari beberapa hal mulai dari gaji pokok, uang lembur, tunjangan transport, penggantian pengobatan jika ada, potongan BPJS, potongan PPh Pasal 21. Misalnya pak Arman bekerja di PT. Tenun Sutera dengan jam kerja selama sebulan sebanyak 194 jam dan memperoleh gaji pokok Rp.1.730.000. Kemudian memperoleh uang lembur sebesar Rp.375.000, penggantian pengobatan Rp.250.000, uang transport Rp.500.000. Bila semua tadi dijumlahkan maka jumlah gajinya sebesar Rp.2.855.000.

Namun itu belum dikurangi dengan beberapa potongan yang meliputi iuran BPJS Rp.17.300 dan PPH pasal 21 sebesar Rp.79.450. Jumlah potongan sebesar Rp.96.750 yang nantinya digunakan sebagai pengurang. Sehingga jumlah gaji pak Arman yang bisa dibawa pulang sebesar Rp.2.855.000 - Rp.96.750 = Rp.2.758.250.
Komponen dan Contoh Perhitungan Gaji Karyawan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Elin Pujiastuti