Jumat, 18 Agustus 2017

Menelaah Perhitungan Gaji Karyawan Swasta

Gaji Karyawan Swasta - Gaji menjadi wujud balas jasa dari perusahaan karena hasil pekerjaan karyawannya. Gaji berujud uang yang besarnya menurut perjanjian yang sudah disepakati bersama ketika wawancara kerja. Antara perusahaan yang satu dengan perusahaan lain sering berbeda mengenai besaran gaji yang diberikan kepada karyawannya. Beberapa perusahaan memberikan gaji secara harian, mingguan namun kebanyakan dibayarkan tiap akhir bulan. Tinggi rendahnya gaji pun dipengaruhi latar belakang pendidikan, posisi dan lama bekerja. Gaji karyawan bisa naik tiap tahunnya sesuai dengan kinerja karyawan bersangkutan.

Gaji Karyawan Swasta,daftar gaji karyawan,standar gaji karyawan,karyawan swasta,slip gaji karyawan swasta,gaji karyawan,daftar gaji,jenis tunjangan karyawan,standar gaji karyawan,gaji pegawai,
Baca juga : Gaji Pegawai Pajak Golongan 2c dan Besaran Tunjangan

Perhitungan gaji karyawan swasta harus diketahui oleh mereka yang bekerja di perusahaan sehingga tak menganggap perusahaan membayar terlalu sedikit kepada mereka. Pertama adalah perhitungan gaji pokok yang umumnya ditetapkan pada awal karyawan tersebut diterima yang sudah disepakati kedua pihak. Akan tetapi selain itu, ada juga perhitungan gaji karyawan swasta yang dihitung dari akumulasi hari karyawan masuk kerja. Gaji pun besar sedikitnya dipengaruhi jam lembur karyawan. Akan tetapi uang lembur tersebut akan diikutkan dalam perhitungan gaji yang didapat karyawan bila sebelumnya ada ketentuan dari perusahaan.

Secara umum perhitungan gaji karyawan swasta menggunakan formulasi = gaji pokok + uang makan + uang transport + uang lembut + tunjangan + Insentif. Uang makan dan uang transport akan diberikan kepada karyawan bila mereka masuk kerja sebagaimana semestinya. Bila karyawan tadi tak masuk kerja sebab sakit atau mengajukan ijin otomatis uang makan dan uang transport pada hari itu tak diberikan. Uang insentif umumnya akan diikutkan dalam gaji yang didapat karyawan bila mereka selama seminggu penuh atau sebulan penuh selalu masuk kerja dan tidak pernah ijin sekalipun. Ketentuan mengenai pemberian uang insentif ini ditetapkan oleh intern perusahaan.

Di samping gaji pokok, uang makan, uang transport dan insentif, ada satu lagi yang disebut dengan tunjangan. Tunjangan yang umumnya diberikan pihak perusahaan yaitu tunjangan kesehatan dan tunjangan jabatan. Tunjangan kesehatan disediakan ketika karyawan menderita sakit atau mengalami kecelakaan. Besarnya tunjangan kesehatan ditetapkan perusahaan untuk tiap bulannya. Adapun tunjangan jabatan disediakan untuk karyawan dengan posisi tertentu contohnya sebagai Manager Keuangan,  Kepala Bagian, Direktur maupun level jabatan lain.

Ada juga tunjangan khusus yang disediakan untuk para karyawan saat momen tertentu misalnya hari raya yang dinamakan dengan Tunjangan Hari Raya. Jumlah tunjangan hari raya lazimnya sebesar satu bulan gaji pokok. Karyawan yang berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya yaitu mereka yang sudah bekerja di perusahaan setidaknya setahun.

Menelaah Perhitungan Gaji Karyawan Swasta Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Elin Pujiastuti