Langsung ke konten utama

Gaji Pegawai Bea Cukai dan Besaran Insentif yang Diterima

Gaji Pegawai Bea Cukai - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai adalah lembaga yang berada di lingkup Kementerian Keuangan. Semua pegawai Bea Cukai berstatus PNS pusat sehingga rekrutmen diadakan langsung oleh Kementerian Keuangan. Rekrutmen pegawai bea cukai umumnya dilaksanakan bersamaan dengan rekrutmen pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan instansi lain di lingkup Kementerian Keuangan. Mayoritas pegawai Bea Cukai merupakan lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) yang saat ini menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN.

Gaji Pegawai Bea Cukai,gaji lulusan d1 bea cukai stan,gaji pegawai,bea cukai golongan 2a,gaji bea cukai d1,gaji bea cukai pelabuhan,bea cukai,gaji bea cukai s1,gaji bea cukai d3,gaji pajak,
Baca juga : Gaji Karyawan PLN Mulai Lulusan SMA Hingga S2

Besaran gaji pegawai Bea Cukai untuk gaji pokok sama dengan gaji yang diterima para PNS instansi lain sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 2015. Contohnya gaji pegawai Bea Cukai lulusan D3 STAN golongan 2C dengan lama kerja 3 tahun mendapatkan gaji pokok sebesar Rp.2.192.300. Sedangkan gaji pegawai Bea Cukai dari sumber sarjana S1 penerimaan umum yang mempunyai masa kerja 0 tahun diberikan gaji pokok sejumlah Rp.2.456.700. Semakin tinggi golongan maka semakin besar gaji pokok yang diterima. Namun gaji pegawai Bea Cukai bukan hanya didapatkan dari gaji pokok saja, masih ada beberapa jenis tunjangan dan insentif.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.144/PMK.02/2016 mengatur mengenai Tata Cara Pemberian dan Pemanfaatan Insentif atas Pencapaian Kinerja di Bidang Cukai. Pada peraturan tersebut, insentif akan diberikan sampai 4 kali gaji pokok dan 4 kali tunjangan kinerja kepada pegawai bea cukai yang bisa memenuhi target dan bahkan melampauinya. Insentif akan diterima tiap tahun anggaran menurut asas kewajaran menyesuaikan dengan pencapaian kinerja cukai.

Besaran insentif sebagai bentuk apresiasi untuk pegawai bea cukai disesuaikan dengan kontribusi unit dan satuan kerja pada pencapaian kinerja. Pegawai bea cukai yang memegang jabatan tertentu dan bekerja penuh dalam unit dan satuan kerja yang memberikan sumbangan langsung pada pencapaian kinerja cukai disediakan insentif yang meliputi : tiga kali gaji pokok dan tiga kali tunjangan kinerja bila pencapaian 100 % hingga 110 % ; atau empat kali gaji pokok dan empat kali tunjangan kinerja bila pencapaian melebihi 110 %.

Sementara pegawai bea cukai yang bekerja penuh di unit dan satuan kerja yang memberikan sumbangan secara tak langsung pada pencapaian kinerja akan disediakan insentif yang meliputi : dua kali gaji pokok dan dua kali tunjangan kinerja bila pencapaian kinerja mencapai 100 % hingga 110 %; atau tiga kali gaji pokok dan tiga kali tunjangan kinerja bila pencapaian melebihi 110 %.


Theme Editor by Seo v6