Langsung ke konten utama

Cara Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Excel

Cara Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Excel - Contoh cara menghitung gaji karyawan menggunakan Excel formatnya bisa dibagi dalam 4 sheet yang saling terkait satu dengan lainnya. Berikut dijelaskan tiap-tiap sheet :

Cara Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Excel,slip gaji karyawan,laporan gaji,cara menghitung gaji,menghitung gaji,karyawan swasta,program gaji,microsoft excel,contoh format,gaji karyawan,
Baca juga : Tiga Tertinggi Gaji Pegawai BUMN

1. Sheet/halaman Jabatan dan Gaji
Difungsikan sebagai input jabatan/posisi karyawan di perusahaan dan jumlah gaji per hari.

2. Sheet Data karyawan dan Jabatan
Difungsikan sebagai input data karyawan mencakup NIK, Nama Karyawan, Jabatan dan No HP. Pengguna bisa menambahkan kolom baru bila ada data lain. Kolom untuk gaji per hari data didapat dari sheet pertama Jabatan dan Gaji memakai formula Vlookup :
Di sel E4 inputkan rumus = VLOOKUP(D4;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE). Agar tak terjadi error maka ditambahkan formula IF ERROR sehingga  menjadi =IFERROR(VLOOKUP(D4;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE);” “)

3. Absen Karyawan
Difungsikan untuk memasukkan bila karyawan tak masuk kerja yang keterangannya : sakit, izin, cuti atau tanpa keterangan. Masukkan datanya yang terdiri dari : NIK, Tanggal dan Keterangan. Di sini Nama Karyawan akan keluar dengan otomatis memakai formula Vlookup =IFERROR(VLOOKUP(B4;’Data Karyawan dan Jabatan’!$B$4:$E$19;2;FALSE);” “). Sementara Keterangan dapat memakai Data Validation yang tinggal memilih dari list.

4. Gaji Karyawan
Memuat perhitungan otomatis yang nantinya akan diperoleh gaji bersih per bulan sesudah dikalikan dengan jumlah hari kerja, ditambah dengan bonus lalu dipotong kas bon bila ada. Ketikkan tanggal, mulai kerja awal bulan hingga akhir bulan. NIK memakai formula sama dengan (=) tabel Data Karyawan dan Jabatan, dengan rumus =’Data Karyawan dan Jabatan’!B4. Nama karyawan dengan rumus =IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan dan Jabatan’!B4:E19;2;FALSE);” “) dan Jabatan dengan rumus =IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan dan Jabatan’!B4:E19;3;FALSE);” “). Untuk hari normal menggunakan rumus =IF(B6=0;” “;NETWORKDAYS.INTL($C$3;$E$3;11;$H$28:$H$31)). Berikutnya menghitung absen bila karyawan tak masuk dengan rumus =COUNTIF(‘Absen Kerja’!B4:B31;’Gaji Karyawan’!B6). Total hari kerja dengan rumus =IFERROR(E6-F6;” “). Gaji per hari memakai rumus
=IFERROR(VLOOKUP(D6;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE); ” ” ). Selanjutnya masukkan bonus dan kas bon bila ada. Gaji Bersih (Bulan ini ) menggunakan formula =IFERROR(((G6*H6)+I6-J6); ” “)

Jangan lupa menginputkan bila di bulan tersebut ada hari libur nasional pada kolom yang tersedia. Namun bila tak ada maka dikosongkan saja. Cara menghitung gaji karyawan menggunakan excel bisa diunduh filenya dari link berikut :
https://drive.google.com/file/d/0B_3CB6kwlfegMnNiVllSRGZnZVU/view?usp=sharing.


Theme Editor by Seo v6