Rabu, 16 Agustus 2017

Cara Menghitung Gaji Karyawan Swasta

Gaji Karyawan Swasta - Penetapan tingkat gaji dan upah berhubungan  dengan  kualitas karyawan yang bekerja di perusahaan swasta. Sementara ini muncul anggapan jika ada korelasi dari besar kecilnya gaji yang diterima pegawai dengan performa pegawai itu. Faktanya para pegawai tak cuma tertarik karena motivasi uang saja.  Rasa puas pada pekerjaan dan motivasi lain pun penting untuk pegawai.

Gaji Karyawan Swasta,daftar gaji karyawan,standar gaji karyawan,karyawan swasta,gaji karyawan,slip gaji karyawan,daftar gaji,jenis tunjangan karyawan swasta,gaji pegawai,
Baca juga : Cara Membuat Slip Gaji Karyawan

Kecuali kompetensi pegawai, besar kecilnya  gaji/upah pun terkait pula dengan rasa keadilan antar semua pegawai di suatu perusahaan swasta. Produktifitas karyawan perusahaan akan meningkat dengan meningkatnya gaji yang diterima meski tak selalu begitu. Gaji bukan satu-satunya komponen yang berpengaruh pada produktifitas sebab tingkat kemampuan dan teknologi yang digunakan pun ikut berperan di dalamnya. Untuk itu bagi pemilik atau bagian sumber daya manusia penting untuk mempelajari cara menghitung gaji karyawan swasta secara benar. Gaji yang diterima para karyawan pada dasarnya terdiri dari beberapa komponen yaitu : gaji pokok,  tunjangan tunai, tunjangan hari raya keagamaan, bonu, insentif dan segala jenis pembagian yang diterima rutin.

- Gaji pokok
Yaitu jumlah imbalan yang dinilai layak yang diberikan kepada karyawan untuk mencukupi kebutuhan hidup sebulan. Jumlah gaji pokok ini menjadi dasar penetapan tunjangan keluarga dan pokok pensiun. Gaji pokok akan meningkat dengan makin tingginya pangkat, jabatan atau masa kerja.

- Tunjangan tunai
Yakni segala bentuk pembayaran tambahan untuk karyawan yang diberikan rutin setiap bulan. Fungsinya sebagai tambahan gaji pokok seperti tunjangan kehadiran, tunjangan uang bensin, tunjangan makan dan sebagainya.

- Tunjangan hari raya
Yaitu tunjangan yang diberikan kepada karyawan saat mendekati hari raya keagamaan untuk yang merayakannya seperti hari raya idul fitri atau natal.

- Bonus
Bonus hanya diberikan kepada karyawan setahun sekali bila sejumlah persyaratan terpenuhi. Misalnya perusahaan memperoleh laba yang besar selama masa fiskal tahun kemarin. Bonus ini juga berkaitan dengan prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan. Besarnya tak sama antar karyawan sebab disesuaikan dengan tingkat prestasinya bagi perusahaan.

- Insentif
Sejumlah perusahaan ada yang menggunakan program insentif bagi para karyawan yang berprestasi. Insentif ini contohnya pemberian komisi kepada karyawan jika target penjualan perusahaan bisa dicapai.

Selain komponen-komponen di atas, masih ada lagi komponen imbalan yang diterima karyawan secara tidak rutin misalnya : kemudahan transportasi, pemeliharaan kesehatan, gaji saat cuti, santunan saat mengalami musibah, biaya pendidikan, iuran BPJS, iuran dana pensiun, premi asuransi jiwa dan sebagainya.

Cara Menghitung Gaji Karyawan Swasta Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Elin Pujiastuti