Langsung ke konten utama

Cara Membuat Slip Gaji Karyawan

Cara Membuat Slip Gaji Karyawan - Urusan penggajian merupakan persoalan yang cukup membingungkan. Penggajian tak saja mengenai berapa Rupiah seorang pekerja harus dibayar karena pekerjaannya namun juga berimplikasi luas ke sistem kepegawaian yang berlaku, beban pekerjaan yang dipikul ataupun tanggung-jawab sosial perusahaan pada kehidupan karyawan berikut keluarganya.

Cara Membuat Slip Gaji Karyawan,cara membuat,slip gaji wiraswasta,slip gaji sederhana,slip gaji palsu,slip gaji online,slip gaji xls,slip gaji karyawan,slip gaji untuk kartu kredit,slip gaji pns,
Baca juga : Daftar Gaji Karyawan Net TV

Pada penentuan gaji oleh perusahaan yang harus diperhatikan yaitu setiap karyawan memiliki hak mendapatkan penghasilan yang bisa memenuhi penghidupan layak. Otoritas pengambil keputusan dalam hal ini pemerintah telah menentukan peraturan untuk melindungi para pekerja secara keseluruhan. Peraturan pemerintah tersebut mencakup pengaturan mengenai : upah minimum, upah kerja lembur, upah tak masuk kerja karena berhalangan, upah tidak masuk kerja karena melakukan kegiatan lain di luar pekerjaan, upah karena menjalankan hak waktu istirahat kerjanya, bentuk dan cara pembayaran upah, denda dan potongan upah, hal-hal yang dapat diperhitungkan dengan upah, struktur dan skala pengupahan yang proporsional, pesangon dan perhitungan PPN.

Realisasi penentuan gaji oleh perusahaan bisa dilihat dari slip gaji yang diterima para karyawan setiap bulannya. Dalam slip gaji tersebut biasanya sudah terinci komponen-komponen apa saja yang masuk dalam penghasilan. Juga potongan-potongan yang dikenakan untuk bulan kemarin. Para karyawan akan menerima pendapatan bersih setelah dikurangi oleh beberapa jenis potongan. Cara membuat slip gaji karyawan harus diketahui oleh setiap pimpinan perusahaan sehingga bisa diperoleh struktur gaji yang betul sesuai dengan tingkat kinerja yang dihasilkan karyawan pada perusahaan.

Gaji yang diperoleh para karyawan biasanya tersusun atas sejumlah komponen sebagai berikut : gaji pokok, tunjangan tunai, tunjangan hari raya keagamaan, bonus dan insentif.

- Gaji pokok
Berupa jumlah uang tertentu sebagai imbalan yang pantas diberikan kepada karyawan guna memenuhi kebutuhan hidup sebulan. Nilai gaji pokok tersebut sebagai acuan penentuan besarnya tunjangan keluarga dan pokok pensiun. Gaji pokok ini otomatis bertambah seiring makin tingginya jabatan atau masa kerja.

- Tunjangan
Meliputi semua bentuk pembayaran tambahan bagi karyawan yang dibayarkan rutin tiap bulan. Manfaatnya menjadi tambahan gaji pokok antara lain tunjangan kehadiran, tunjangan transport, uang makan dll.

- Tunjangan hari raya
Adalah tunjangan yang disediakan untuk karyawan untuk merayakan hari raya keagamaan semisal hari raya idul fitri atau hari raya natal.

- Bonus
Sebatas dibayarkan kepada karyawan setahun sekali jika memenuhi syarat-syarat tertentu. Perusahaan yang mampu menghasilkan laba besar selama setahun maka biasanya akan ada bonus untuk karyawan.

- Insentif
Insentif ini misalnya pemberian komisi untuk karyawan bila target penjualan tercapai.

Di luar sejumlah komponen gaji tadi, ada lagi komponen imbalan yang diperoleh karyawan namun tak rutin umpamanya : transportasi, pemeliharaan kesehatan, gaji ketika cuti, santunan ketika terjadi musibah, bantuan uang pendidikan, premi BPJS, premi dana pensiun atau premi asuransi jiwa.


Theme Editor by Seo v6